Stop, Jangan Mudik Dulu!

Stop, Jangan Mudik Dulu!

Tak terasa kita sudah berada di penghujung Ramadan. Tak seperti tahun-tahun lalu, ritual mudik menjadi sesuatu yang tidak afdal jika tidak dilakukan. Bagaimanapun mudik dapat menjadi wasilah bagi kita untuk bersilaturahmi dengan famili dan kerabat di kampung. 

Namun lantaran Ramadan tahun ini, seluruh dunia termasuk di negeri kita tercinta dilanda Pandemi, maka ritual mudik pun sepertinya menjadi terkendala. 

Memang benar, di tengah pandemi virus corona yang kurvanya masih tinggi ini, mudik menjadi hal yang tidak dianjurkan. Bahkan lebih tepat, menjadi sesuatu yang terlarang. Sekalipun pemerintah tidak resmi melarang, bagi mereka yang memaksakan diri mudik, tentu saat tiba di kampung halaman akan dianggap sebagai ODP (Orang Dalam Pengawasan). Jadi, jika masih ada yang berniat untuk memaksakan diri mudik silakan dipikirkan ulang lagi ya. 

Perlu kita pahami, selama dalam perjalanan, jika pemudik tidak berhati-hati dan menjaga diri, risiko untuk tertular juga sangat tinggi. Kita sudah paham, virus Corona bisa menular melalui kontak langsung. Dan dalam perjalanan, kita tidak pernah tahu siapa orang-orang di jalanan yang di tubuhnya terdapat virus Covid-19. 

Jadi, jelas, aktivitas mudik sangatlah rentan terhadap risiko penularan. Selama dalam perjalanan mudik, tidak ada yang dapat menjamin perjalanan kamu aman. Karena virus Covid-19 dapat menular dari siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.

Selain itu, ingatlah fasilitas umum selama dalam perjalanan mudik tak bisa dijamin kebersihannya.. Bahkan tentu saja sangat berpeluang terkontaminasi oleh orang yang tak sadar sudah menularkan virus tersebut. 

Mudik memang tidak dilarang, tetapi demi mencegah penularannya, sebaiknya mudik tahun ini ditunda terlebih dahulu. Karena bisa saja kamu menjadi pembawa virus bagi keluarga di rumah. Mohon pertimbangkan matang-matang dengan pikiran yang jernih, jangan sekadar menuruti perasaan yang emosional.

Rasa rindu pada keluarga dan ingin berkumpul dengan mereka memang sangatlah wajar. Namun jika dalam situasi pandemi saat ini, kamu tetap memaksakan pulang, justru malah akan membahayakan mereka. Bukankah kamu menyayangi mereka? 

Untuk itu, tunjukkanlah rasa sayang itu dengan cara melindungi mereka supaya tidak terinfeksi virus Corona dengan cara memilih tidak mudik tahun ini. Lagi pula, kalau pun kita mudik tahun ini, di kampung sana kita tak bakal leluasa untuk bertemu banyak orang. Yang ada justru kita malah terkucilkan karena ada protokoler dari pemerintah, bahwa pemudik harus melapor kepada RT/RW dan melakukan isolasi mandiri. 

Dear Muslimah, bagaimanapun keamanan diri kita dan keluarga harus lebih didahulukan. Toh, tidak bisa bersilaturahmi secara fisik kepada  keluarga di kampung, kita masih bisa berkomunikasi lewat media lain, seperti telepon, chat, atau video call. 

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart