Penyebab Wabah Corona

Penyebab Wabah Corona

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Sedangkan nama infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu, hingga infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), bahkan menyebabkan kematian.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau dikenal dengan nama virus corona jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

Infeksi virus ini pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019 lalu. Virus ini dapat menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia dan telah menginfeksi 1.853.168 dan korban meninggal mencapai 114.247 orang.

Sementara itu, di Indonesia per Ahad (12/04/2020) sebanyak 4.241 terinfeksi, korban meninggal akibat corona 373 orang dan 359 dinyatakan sembuh. Oleh karena itu, beberapa kota di Indonesia menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang. Berikut RieNan himpun beberapa penyebab infeksi virus corona seperti diolah dari Halodoc.

Penyebab Infeksi Corona  

Infeksi virus corona disebabkan oleh virus corona itu sendiri. Sebab, virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, seperti.

  1. Percikan air liur dari orang yang terinfeksi, seperti batuk dan bersin. Selain itu, virus corona juga dapat menyebar di udara melalui tetesan yang tersebar.
  2. Virus Corona dapat menginfeksi seseorang lewat sentuhan dengan orang yang terinfeksi seperti menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi.
  3. Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur orang terinfeksi virus corona. 
  4. Tinja atau feses, namun ini jarang terjadi.

Khusus untuk virus corona jenis baru ini (COVID-19), memiliki masa inkubasi belum diketahui secara pasti. Namun, rata-rata gejala yang timbul setelah 2-14 hari setelah virus pertama masuk ke dalam tubuh. Di samping itu, metode transmisi COVID-19 juga belum diketahui dengan pasti. Awalnya, virus corona jenis COVID-19 diduga bersumber dari hewan, seperti unta, kucing, dan kelelawar. 

Sebenarnya virus corona ini jarang sekali berevolusi dan menginfeksi manusia dan menyebar ke individu lainnya. Namun, kasus di Wuhan, Cina kini menjadi bukti nyata kalau virus ini bisa menyebar dari hewan ke manusia. Bahkan, kini penularannya bisa dari manusia ke manusia.

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart