Jenis-jenis Kain yang Umum digunakan untuk Gamis

Jenis-jenis Kain yang Umum digunakan untuk Gamis

Dear Muslimah, kamu suka memakai gamis? Namun suka bingung jika membeli gamis karena masalah ukurannya yang selalu tidak ada yang pas di tubuh kamu? Kalau begitu solusi yang kamu butuhkan adalah dengan menjahitnya agar bisa disesuaikan dengan ukuran tubuhmu. Namun, sebelum kamu berniat menjait gamis, alangkah lebih baiknya kamu bisa mengenal jenis-jenis kain apa saja yang cocok dijadikan gamis. Adapun jenis-jenis kain yang cocok dijadikan gamis adalah sebagai berikut.

Kain Wolfis

Pasti kamu sudah tidak asing dengan jenis kain yang satu ini. Yap kain wolfis memang kerap kali digunakan untuk pembuatan gamis. Bahannya yang lembut dan tidak kaku memang sangat cocok dijadikan baju gamis, sehingga memudahkan kita untuk beraktivitas. Walaupun bahannya tidak terlalu tebal, namun kain wolfis ini tidak menerawang sehingga sangat aman ketika dijadikan gamis. Selain itu, keunggulan dari kain ini yaitu sifat kainnya yang tidak mudah kusut.  Sehingga kita bisa menggunakannya walaupun tanpa disetrika terlebih dahulu. Sehingga menjadikan kain ini sangat cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Kain Balotelli

Sepertinya kain yang satu ini juga sudah tidak asing bagi kalian pecinta gamis. Kain balotelli menjadi primadona karena bahannya yang tebal dan memiliki serat-serat kain yang khas. Walaupun kain ini berserat, namun tidak menjadikan tekstur kain ini menjadi kasar. Selain itu, mengapa kain yang satu ini menjadi pilihan para pencinta gamis, karena kainnya yang relatif ringan. Sehingga tidak mempersulit kita ketika beraktivitas. Kain ini juga cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.  

Kain Linen

Kain linen merupakan kain yang terbuat dari serat alami tumbuhan rami. Jenis kain ini memiliki tekstur yang lembut dan mengkilap. Kain ini sangat cocok bagi kamu yang selalu ingin terlihat mewah. Bagi kamu yang menyukai warna-warna yang tidak terlalu terang, kain linenlah pilihnya. Karena kain ini cenderung menyediakan warna-warna yang sedikit pucat dan lebih natural. Namun, semakin sering kamu mencucinya, maka kain ini akan cepat mudah rusak.

Kain Maxmara

Jenis kain terakhir yang akan dibahas kali ini adalah kain maksmara. Kain ini memang mirip dengan kain satin, namun jika diamati kain maksmara memiliki tekstur yang lebih lembut dan kain lebih tebal. Selain itu, serat pada kainnya pun lebih rapi. Kain ini juga memiliki permukaan yang mengkilap sehingga menjadikan kain ini cocok jika dijadikan gamis untuk acara-acara formal atau gamis semi gaun.

Setelah kamu mengetahui jenis kain apa saja yang cocok dijadikan gamis. Cobalah untuk berkreasi dalam membuat gamis yang indah dengan beberapa jenis kain tersebut.

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart