Sering Tertukar, Beginilah Perbedaan Antara Jilbab dan Khimar

Sering Tertukar, Beginilah Perbedaan Antara Jilbab dan Khimar

Di kalangan masyarakat umum masih sering tertukar dan bahkan menjadi masalah yang simpang siur antara jilbab dan khimar (kerudung). Tidak sedikit yang memahami bahwa kerudung itu adalah jilbab. Atau sebaliknya bahwa jilbab itu ya kerudung.

Padahal sejatinya jilbab dan kerudung adalah dua jenis pakaian yang berbeda. Baik jilbab maupun kerudung sebenarnya adalah sama-sama wajib dikenakan oleh muslimah. Keduanya saling menggenapkan untuk menutupi secara sempurna aurat kaum muslimah.

Oleh karena itu, busana yang biasa dan wajib digunakan para muslimah untuk menutup auratnya sedikitnya terdiri atas dua macam, yaitu jilbab dan khimar. Kalau begitu, bagaimanakah perbedaaan antara jilbab dan khimar? Simaklah uraian singkat berikut ini.

Perintah Mengulurkan Jilbab

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا

Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuan, dan perempuan-perempuan mukmin agar mereka mengulurkan jilbabnya. Dengan demikian mereka lebih mudah dikenal dan mereka tidak akan diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS: al-Ahzaab: 59)

Berdasarkan ayat di atas, Muslimah diwajibkan mengulurkan jilbab ke seluruh tubuhnya. Jadi jilbab adalah baju yang terulur untuk menutupi sekujur tubuh. Istilah lainnya adalah baju kurung atau gamis yang tampak longgar dan tidak transparan. Selain itu, perlu diperhatikan pula pemilihan warnanya, yaitu warnanya tidak mencolok atau tidak menarik perhatian.

Perintah Mengenakan Khimar (Kerudung)

وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya … (QS. An-Nuur: 31).

Ayat di atas menjadi dasar kewajiban berkerudung dengan kriteria menutupi hingga ke dada. Jadi fungsi kerudung ini bukan sekadar menutupi rambut kepala, melainkan lebih dari itu menutupi kepala hingga ke bagian dada.

Lalu bagaimanakah jika khimar tidak terulur menutupi dada? Berarti khimar tersebut belum memenuhi kriteria ayat di atas. Dengan kata lain, bukan khimar syar’i, atau bisa juga dibilang kerudung jahilliyah.

Soal kriteria bahan kain untuk khimar kurang lebih sama dengan jilbab, yaitu tidak transparan dan juga tidak mencolok. Kriteria lainnya saat dalam hadis riwayat Muslim disebutkan tidak menyerupai punuk unta.

Jadi sudah jelas bukan perbedaan antara jilbab dan khimar? Keduanya sama-sama wajib dan saling menggenapkan dalam melindungi kaum perempuan dan menjadikan mereka mulia di hadapan Allah dan harga dirinya terjaga di hadapan manusia.

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart